RUNNING NEWS :
Loading...
CARI DI GOOGLE

Jack Ma : "Masa Depan Cerah Untuk Generasi Mawas Teknologi"

Jack Ma (independent)



Dirolu - Tantangan bagi pekerja di masa depan adalah Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan yang akan mengalahkan kecerdasan manusia dan bukan tidak mungkin menghilangkan lapangan kerja. Demikian dikatakan Jack Ma, bos sekaligus pendiri Alibaba.com. Menurutnya, generasi yang sukses di masa depan adalah mereka yang bisa mengikuti perkembangan teknologi.

Namun sebaliknya, kenyataan pahit akan menimpa mereka yang tidak mawas akan hal ini. " Era baru akan datang. Lapangan kerja akan semakin berkurang.Mereka yang tidak bisa mengikuti hal ini akan menerima kenyataan pahit di masa depan," ungkap Jack Ma seperti  dikuti dari CNBC beberapa waktu lalu.
Jack Ma menghimbau ditengah perkembangan teknologi yang sangat pesat, generasi mendatang harus fokus pada profesi yang berbasis data.

Ia mengatakan, profesi dengan pekerjaan menganalisis data akan mendapat tempat dan gaji besar. " Saya pikir dunia akan penuh dengan data. Ini merupakan awal dari periode data," katanya.

Dasar itu diperoleh Jack Ma dari catatan para pengguna situsnya (alibaba.com). Dari data dan catatan itu bisa digunakan untuk memprediksi pola dan tren masa depan. " Menurut saya, keberadaan data akan sangat vital di masa depan. Semuanya akan terhubung nantinya," ungkapnya.

Ungkapan ini bukan hanya disampaikan Jack Ma, namun juga CEO Space X dan Tesla Elon Musk yang kini sedang memutakhirkan teknlogi yang menghubungkan otak manusia dengan komputer. (and)

SOURCE







 

Bos Alibaba Bakal Investasi ke Grab

Jack Ma
Jack Ma (foto:vulcan)


Dirolu - Kabar bergabungnya, bos sekaligus pendiri Alibaba, Jack Ma, dengan softbank untuk pembiayaan seri baru layanan ride-sharing Grab memperuncing persaingan Alibaba dengan raksasa internet Cina, Tencent. Kasak kusuk itu sendiri sebenarnya sudah terdengar sejak Maret lalu. Tapi, belum ada konfirmasi resmi dari Grab maupun Softbank. 

Belum diketahui secara pasti, apakah investasi itu mewakili layanan e-commerce Alibaba Group atau layanan finansial digital Ant Financial. Namun yang jelas, kabar dana yang akan dikucurkan ke Grab ditaksir mencapai 1,5 milar dolar AS atau Rp 20 triliun. Seperti diketahui, Alibaba dan Tencent berlomba-lomba menarik perhatian masyarakat China maupun internasional untuk menggunakan layanan dompet digital. 

Dengan berinvestasi ke Grab, Ma akan memperluas penetrasi layanan dompet digital Alipay ke pengguna Grab di Asia Tenggara. Sementara Tencent, sebelumnya telah berinvestasi ke Go-Jek yang diketahui saingan berat Grab di Indonesia. 

Tencent sendiri mengincar kolaborasi Go-Jek dalam dompet digital melalui fitur Go-Pay. Menurut isu yang berkembang, investasi Tencent ke Go-Jek ditaksir mencapai Rp 16 Triliun. Sementara selain Jack Ma, Didi Chuxing juga dikabarkan menaruh investasi ke Grab untuk pendanaan seri baru. (and)

 Sumber : Kompas
Smartphone
SEO
Blog
Sosok

 

Dirolu

Atas