Selasa, 27 Juni 2017

Tanda-tanda Handphone Kita Disadap


Dirolu -  Aksi penyadapan telepon, belakangan kembali marak terdengar. Bukan hanya menimpa pejabat publik, namun bisa siapa saja untuk kepentingan pihak-pihak tertentu. Bagaimana aksi penyadapan itu dilakukan dan bagaimana pula tanda-tanda pembicaraan kita di telepon disadap pihak lain ?

Penyadapan adalah upaya memantau pembicaraan oleh pihak ketiga, yang dilakukan secara rahasia dan tidak resmi. Aksi ini biasanya dilakukan dengan cara merekam dan umumnya dilarang karena melanggar privasi. Namun di sisi lain bisa juga dilegalkan dengan alasan-alasan tertentu sesuai dengan hukum yang berlaku di suatu negara.

Ada beberapa cara untuk melakukan aksi ini, salah satunya menggunakan perangkat lain baik hardware maupun software. Untuk perangkat keras (hardware) dulu pernah ada sebuah alat yang dinamakan Atis Gueher Gmbh, buatan Jerman. Alat ini biasanya dimiliki oleh lembaga anti korupsi di sebuah negara, seperti KPK di Indonesia. Kalau untuk kepentingan pribadi, lebih baik mikir lagi untuk memiliki alat ini, karena harganya bisa membuat kantong bolong, kisaran Rp 1 - 4 Milyar. 

Atis Gueher Gmbh. Kira-kira alat seperti inilah yang dimiliki KPK
Lalu bagaimana ciri-ciri pembicaraan kita disadap dengan menggunaka perangkat keras ? berikut mungkin bisa menjadi tanda-tanda pembicaraan sedang dicampuri oleh pihak lain :

1. Ada suara seperti berdengung, seperti menggema di dalam lorong
2. Pembicaraan terputus-putus, padahal sedang di dalam kota
3. Ada delay waktu penyampaian pesan sms. Padahal, jelas-jelas yang disms berada disamping kita dan dalam kondisi sinyal penuh. Namun ini belum bisa dijadikan pertimbangan, lantaran bisa saja karena buruknya layanan operator.
4. Sulitnya menelepon nomor-nomor lawan bicara. Padahal sudah jelas handphone dalam kondisi hidup
5. Ada suara lain saat pembicaraan baru dimulai seperti 'klik' atau 'Nut'

 Dengan Spyware

Selain menggunakan perangkat keras, ada pula aksi penyadapan yang menggunakan perangkat lunak (software). Aksi ini lebih dikenal dengan nama spyware. Namun untuk melakukan aksi ini lebih rumit dibandingkan dengan yang menggunakan hardware. Cara-cara yang biasa dilakukan, pertama, meminjam Handphone Target. Aksi ini dilakukan untuk menanam software mata-mata di handphone milik target. Tentu saja caranya dilakukan secara terselubung. Di smartphone biasanya diinstal dibagian safe mode.

Setelah software tertanama, semua rekaman baik pembicaraan di telepon maupun sms akan dikirim dalam bentuk rekaman melalui surel (email). Tentu saja, termasuk dengan nomor tujuan pembicaraan handphone target.
Lalu bagaimana tanda-tanda handphone kita disadap dengan menggunakan perangkat lunak, berikut mungkin bisa dijadikan tanda-tandanya.
1. Baterai cepat terkuras. Dalam kondisi ini, kemungkinan ada perangkat lain yang tertanam dalam handphone dan bekerja secara terus menerus.
2. Meski tak digunakan, handphone terasa panas. Kondisi ini kemunkinan juga ada perangkat yang bekerja, meski kelihatannya handphone dalam kondisi standby
3. Kalau digunakan untuk menelepon, ada bunyi-bunyi lain dan kemungkinan  juga ada perubahan secara tiba-tiba seperti volumen naik turun sendiri.
4. Bila terdengar suara berdengung, kemungkinan handphone anda berfungsi sebagai receiver dan menerima percakapan dari orang-orang sekitar

Dari penjelasan diatas, coba bandingkan kondisi handphone anda dan lakukan antisipasi sebisa mungkin. Bagaimanapun, penyadapan adalah perbuatan melanggar privasi dan tidak dibenarkan secara hukum di negara manapun. (and/berbagai sumber)